Tampilkan postingan dengan label Gigi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gigi. Tampilkan semua postingan

Tips Gigi Sehat: Cara Mencegah Gigi Berlubang Dengan Teh Hitam

Cara Mencegah Gigi Berlubang Dengan Teh Hitam
Teh hitam
Cara Mencegah Gigi Berlubang Dengan Teh Hitam - Sudah banyak sekali khasiat teh yang dibuktikan dalam penelitian. Kini satu lagi manfaat dari minum teh hitam, yaitu mencegah gigi berlubang.
Menurut peneliti, rajin minum teh hitam sebanyak tiga cangkir sehari mampu menyehatkan gigi, termasuk mencegah gigi berlubang dan penyakit gusi berdarah.
"Teh hitam yang diminum akan memerangi bakteri Streptococcus mutan dan Lactobacillus, keduanya berkaitan dengan gigi berlubang dan penyakit gusi," terang Dr Carrie Ruxton, seperti yang dikutip dari Daily Mail.
Pada dasarnya, ketika bakteri dalam mulut bereaksi dengan karbohidrat, maka akan timbul asam yang melelehkan enamel gigi. Sehingga gigi lebih rentan berlubang sampai tanggal.
Sementara proses tersebut bisa dicegah dengan rajin minum teh hitam atau teh hijau. Sebaiknya teh pun diminum tiga sampai empat cangkir sehari.
Teh sendiri mengandung antioksidan bernama flavonoid dan catechin yang merupakan agen anti mikroba. Beberapa riset juga pernah membuktikan kalau teh hijau mampu membantu penurunan berat badan dengan cara membakar lemak secara maksimal.
Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam British Nutrition Foundation's Nutrition Bulletin.
Sumber artikel :http://www.merdeka.com/sehat/cegah-gigi-berlubang-dengan-rajin-minum-teh-hitam.html


Tips Gigi : Perawatan Gigi Agar Tidak Kuning

Agar gigi tidak kuning
Senyum manis dengan gigi putih dan sehat tentu menjadi dambaan banyak orang. Sayangnya, malas menggosok gigi, merokok dan makanan tertentu dapat membuat gigi menjadi kuning. Agar tak mengganggu senyum Anda, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar gigi tak menguning.

Gigi dapat berubah menjadi kuning karena plak yang pada dasarnya adalah lapisan kotor yang mengendap secara permanen pada gigi. Seiring pertambahan usia, enamel gigi akan terkikis dan kemudian mulai menyerap warna makanan.

Minuman seperti teh dan kopi dapat meninggalkan noda pada gigi. Gigi menguning dapat dicegah jika Anda melakukan langkah-langkah khusus berikut, seperti dilansir Boldsky, J:

1. Gosok gigi dengan minyak mustard dan garam

Gosoklah gigi dengan minyak mustard dan garam sekali sebulan. Cara ini akan membantu membersihkan akumulasi warna makanan dan plak pada gigi. Anda bisa menggunakan jari untuk menggosok gigi atau mencelupkan kapas dalam campuran minyak mustard dan garam.

2. Minum dengan sedotan

Beberapa makanan seperti teh dan kopi dapat meninggalkan noda pada gigi. Minuman soda tertentu juga membuat enamel gigi mengikis. Jadi jika Anda tidak bisa menghindari minuman tersebut, yang terbaik adalah minum melalui sedotan. Minum dengan menggunakan sedotan dapat meminimalkan kontak dengan gigi. Ini bisa menjadi langkah penting dalam menghentikan penguningan gigi.

3. Konsumsi makanan yang renyah

Beberapa makanan renyah dapat membantu untuk memutihkan gigi dengan cara membersihkannya. Misalnya, apel, pir, selada dan lainnya. Makanan berserat ini membantu untuk membersihkan gigi secara efektif.

4. Sikat dengan baking soda

Baking soda merupakan salah satu bahan yang paling serbaguna yang ada di dapur. Sikat gigi dengan baking soda sesekali untuk memutihkan secara langsung.

5. Berhenti merokok

Merokok adalah salah satu alasan terbesar yang dapat menguningkan gigi. Mengunyah permen karet dan mencuci mulut tak akan membantu jika Anda tetap merokok. Itu sebabnya, berhentilah merokok sebelum gigi Anda berubah menjadi kuning kotor.

6. Bilas mulut setelah makan

Setiap kali Anda makan sesuatu, bilas mulut secara menyeluruh dengan air. Membilas mulut dapat menyapu akumulasi makanan dan warna makanan dari mulut Anda.

Sumber artikel : http://health.detik.com/read/2013/07/05/180024/2294129/766/begini-caranya-agar-gigi-anda-tak-jadi-kuning


Cara Mengobati Gusi Bengkak dan Sakit


Cara Mengobati GuSi Bengkak dan Sakit

Cara Mengobati GuSi Bengkak dan Sakit, Gusi bengkak merupakan salah satu panyakit yang menjengkelkan, rasa sakitnya kadang sampai terasa hingga ke mata, pusing dan kadang bikin tubuh lemes. Saya menyadari betapa sakit dan tersiksanya penyakit itu. Sampai-sampai makan pun susah, kerjaan jadi tak fokus dan menimbulkan masalah-masalah lainnya.

Penyebab gusi bengkak umumnya dikarenakan adanya bakteri pada plak yang menginfeksi jaringan gigi, sehingga menyebabkan infeksi pada gigi dan membuat gusi bengkak, kemerahan, mudah berdarah, dan sakit. Pada kasus lanjut akhirnya gigi menjadi goyang bahkan lepas.

Namun tak usah khawatir ada beberapa cara alami untuk menyembuhkan penyakit gusi bengkak. Berikut adalah Cara Mengobati Gusi Bengkak dan Sakit seperti yang dikutip darionlymyhealth,.

1.Berkumur air garam hangat
Berkumur dengan air garam merupakan cara tradisional yang terbukti ampuh meredakan rasa sakit selama beberapa saat. Air garam sendiri merupakan salah satu zar antiseptik melawan kuman. Kumurlah air garam dengan air hangat selama beberapa kali, setelah itu kumur dengan air bersih.

2. Hidrogen peroksida atau baking soda
Anda juga bisa membuat obat alami kumur sendiri dengan mencampurkan air dengan hidrogen peroksida atau baking soda. Obat kumur tersebut bisa mengurangi rasa sakit di gusi. Berkumurlah beberapa dalam kali sehari untuk mencegah produksi dan penyebaran bakteri di mulut.

3. Minum banyak air
Minum air dalam jumlah yang banyak dapat membuat mulut menghasilkan air liur yang lebih banyak. Selain sangat baik dalam pencernaan, air liur yang banyak juga bermanfaat dalam membunuh kuman dan bakteri dalam mulut. Jadi ketika gusi anda sakit, perbanyaklah minum air umtuk menjaga kebersihan mulut dari dari sarang bakteri dan kuman.

4. Memijat Gusi
Anda bisa memijat bagian gusi yang sakit dengan telunjuk jari yang bersih. Gosok gusi dengan gerakan melingkar dari awal garis gusi. Pijatan-pijatan pada gusi dapat membuat sirkulasi darah meningkat dan membantu proses penyembuhan.

5. Hindari makanan penyebab plak dan konsumsi vitamin
Sebaik mungkin anda menghindari makanan-makanan yang dapat menempel pada gusi dan membangun plak seperti roti putih dan sebagainya. Sebaliknya anda harus banyak-banyak mengkonsumsi vitamin C dalam jumlah banyak seperti sayuran segar dan buah-buahan.

6. Sikat Gigi teratur
Jangan lupa menyikat gigi secara teratur untuk menjaga kebersihan mulut dan membantu proses penyembuhan yang lebih cepat.

7. Minyak cengkeh dan lada hitam
Minyak cengkeh merupakan obat-obatan tradisional yang digunakan sejak dulu kala dalam mengobati infeksi gusi bengkak. Caranya dengan mengusapkan minyak cengkeh dengan sedikit lada hitam untuk membantu meredakan rasa sakit pada gusi.


Dan menjadi kebiasaan yang salah bagi kebanyakan dari anda dalam menangani kasus gusi yang membengkak akibat kuman pada gigi yang berlubang ialah dengan memasukkan obat pada gigi yang berlubang, mengoleskan balsem atau menempelkan koyo pada sekitar pipi yang sakit. Hal ini justru akan menimbulkan efek yang lebih sakit pada gigi anda. 

Demikianlah informasi tentang 
Cara Mengobati Gusi Bengkak dan Sakit Secara alami yang bisa saya publikasikan pada kesempatan kali ini kepada sobat, Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.


Efek Cabut Gigi Geraham (Atas, Bawah)

Efek Cabut Gigi Geraham (Atas, Bawah)Mencabut gigi bukanlah hal yang mudah dan dapat kita lakukan sembarangan. Banyak pertimbangan dan alasan yang harus diperhitungkan sebelum seorang dokter gigi memutuskan untuk mencabut gigi pasiennya. Oleh karena itu pulalah maka pencabutan gigi hanya dilakukan sebagai pilihan terakhir pada suatu kasus. 
Anda pasti menyesal setelah cabut gigi jika gigi anda masih bisa dipertahankan. Banyak keuntungan mempertahankan gigi asli, ketika mengunyah makanan menggunakan gigi asli pasti terasa lebih nyaman dibanding dengan gigi palsu, perawatannya pun jauh lebih mudah.

Pada artikel ini akan kami bahas mengenai solusi terbaik untuk gigi berlubang, kapan kita harus mencabut gigi, dan efek negatif dari kejadian mencabut gigi.
Efek Cabut Gigi Geraham (Atas, Bawah)
Masih merasa bahwa cabut gigi adalah solusi paling murah dan paling cepat? Mari kita simaka

1. Tidak semua gigi berlubang harus dicabut
Sebagian besar gigi yang berlubang tidak perlu dicabut, melainkan memerlukan penumpatan atau bila sudah terlanjur parah memerlukan perawatan saluran akar. Berita baiknya, makin dini kelainan ini anda tangani, maka makin besar kemungkinan gigi tersebut dapat dipertahankan. Maka dari itu, bila gigi anda berlubang, patah, cepatlah periksa ke dokter gigi. Semakinlama gigi yang berlubang jika tidak di rawat/ di diamkan saja, lama kelamaan semakin membesar dan semakin sulit gigi tersebut dipertahankan.

2. Kalau tidak dicabut nanti sakit terus dong?
Ternyata tidak, Gigi terdiri dari beberapa lapisan. Lapisan gigi paling luar yaitu email, dentin, pulpa, dan sementum. Karies yang baru mengenai email, belum merasakan rasa sakit. Jika anda merasa ngilu itu kemungkinan sudah mengenai dentin. Kalau tidak segera dirawat, karies gigi akan semakin masuk ke dalam yang nanti akhirnya anda merasakan rasa sakit yang tak tertahankan. Misalnya setelah minum air dingin, gigi anda berasa nyut-nyutan. Bahkan bisa nyut-nyutan secara spontan tanpa ada rangsangan apapun. Itu berarti sudah mengenai syaraf gigi.

Pada tahap inilah biasanya pasien akan meminta giginya dicabut karena sudah tidak tahan dengan rasa sakitnya. Namun ternyata, gigi yang sudah berlubang dan menimbulkan rasa sakit inipun belum tentu dicabut. 
Anda bisa berkunjung ke dokter gigi spesialis konservasi gigi, dokter tersebut akan melakukan perawatan saluran akar gigi dan juga perawatan syaraf gigi sehingga rasa sakit yang anda rasakan dapat hilang tanpa mencabut gigi anda.

Melakukan perawatan syaraf gigi memang memerlukan kedisiplinan dan tidak dapat dilakukan dalam sekali kunjungan. Namun dalan jangka panjangnya, hal ini lebih baik daripada mencabut gigi anda. Anda tidak perlu memasang dan melepas gigi palsu anda setiap kali makan, dan anda juga tidak perlu merasa minder karena gigi yang ompong.

3. Merawat gigi jauh lebih ekonomis.

Mungkin anda merasa dengan mencabut gigi anda maka anda menghemat biaya kunjungan ke dokter gigi. Tapi Apakah anda sudah memperhitungkan biaya untuk membuat gigi tiruan? Atau mungkin malah biaya pemasangan gigi implant? Hasilnya pun tetap tidak bisa sebaik gigi asli.

4. Mempertahankan gigi membantu mencegah kerusakan lebih lanjut gigi di sekitarnya
Pada orang yang mencabut giginya, akan timbul ruang kosong di antara gigi yang masih sehat, hal ini dapat menyebabkan gigi yang masih sehat tersebut bergeser menempati ruang kosong tersebut. Gigi pasangannya di langit-langit mulut pun dapat memanjang turun ke bawah karena pasangan gigi tersebut yang menahan agar gigi tidak memanjang ke bawah telah dicabut. Untuk mengatasi hal ini biasanya orang yang telah mencabut giginya membuat gigi tiruan. Gigi tiruan ini pun harus sering digunakan agar gigi yang masih sehat tidak bergeser.

Nah, itulah beberapa alasan mengapa anda sebaiknya mempertahankan gigi anda daripada mencabutnya Bagi anda yang berdomisili di Solo dan sekitarnya serta berminat merawat & mempertahankan gigi anda. Saya punya referensi yang bagus.


Kapankah sebenarnya kita perlu mencabut gigi? Berikut adalah beberapa pertimbangan seorang dokter gigi sebelum melakukan tindakan pencabutan gigi:
Gigi sulung anak-anak yang terlambat tanggal
Gigi sulung umumnya akan tanggal sendiri dan nantinya digantikan oleh gigi permanen, namun sering juga ditemukan gigi sulung yang tidak tanggal juga padahal seharusnya gigi tersebut sudah terlepas sejak lama, bahkan ada juga gigi sulung yang tidak tanggal padahal si anak sudah berusia dewasa. Gigi sulung yang terlambat tanggal seperti itu sangat perlu dicabut secara manual karna gigi sulung yang tidak tanggal pada waktunya dapat mengganggu pertumbuhan gigi permanen dibawahnya bahkan membuat gigi permanen tumbuh keluar dari jalurnya hingga membuat gigi menjadi tidak beraturan / berantakan.
Gigi berlubang yang terlampau parah
Pada orang dewasa, alasan lain untuk mencabut gigi adalah apabila terdapat lubang gigi yang sudah terlampau parah dan tidak mungkin untuk dipertahankan lagi. Gigi berlubang yang besar apabila tetap dipertahankan didalam mulut anda dapat berbahaya bagi anda sendiri. Gigi berlubang disebabkan oleh bakteri yang berkoloni dan berkembang di dalam gigi, mempertahankan gigi dengan lubang besar sama dengan mempertahankan banyak bakteri jahat di dalam mulut anda. Bakteri dalam lubang gigi dapat masuk ke ruang gigi yang penuh dengan pembuluh darah dan saraf, selain menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, bakteri juga dapat masuk kedalam pembuluh darah dan mengalir ke seluruh tubuh. bakteri juga dapat bertahan dan berkembang biak di dalam tulang rahang  dan menyebabkan gangguan lain, bahkan memicu tumor dan kista.
Sisa akar akibat gigi patah atau “lapuk / keropos”
Sama seperti gigi berlubang besar, sisa akar yang bertahan dalam mulut juga tidak baik bagi rahang maupun gusi bahkan bagi kesehatan tubuh kita secara keseluruhan. Bahkan sebenarnya salah satu penyebab sisa akar dan sering kali dianggap gigi “lapuk / keropos” oleh kebanyakan orang sebenarnya juga diakibatkan oleh lubang gigi parah yang akhirnya membuat mahkota gigi habis membuat kesan gigi lapuk yang mudah hancur. Bakteri baik pada sisa akar akibat gigi berlubang maupun dari akibat lainnya dapat membahayakan kesehatan kita, sisa akar juga membuat kebersihan mulut kita susah untuk dipertahankan, dan tentu saja meninggalkan kesan jorok dan tidak sedap dipandang.
Efek cabut gigi
1. Teman Kantor saya karena cabut gigi (di Rs yang
lumayan terkenal di jabotabek) akhirnya harus
berobat ke SG karena bengkak/meradang (infonya karena
tidak steril alat yang digunakan)

2. Kebetulan ini terjadi pada istri saya sendiri
Gigi yang di cabut ternyata tidak tercabut semua
hal ini terjadi 2 kali (1 di RS terkenal walau udah di
XRay/Ronten dan katanya udah bersih dan 1 di Dokter
Gigi) Akhirnya istri saya coba untuk meraba dengan
lidah dan ternyata memanga ada kecil cukup tajam jadi
terjadi pendarahan terus.

Kebetulan saya pun sudah beberapa kali cabut gigi
dan memang tidak ada hal hal seperti itu namun yang
cabut gigi saya walaupun hanya di balai pengobatan
tetapi kelihatannya dokternya cukup senior (cukup tua)

jadi No problem and fine fine aja 3 hari sembuh

Semoga bermanfaat


Penyebab Gigi Berlubang dan Cara Mengatasinya


Penyebab Gigi Berlubang dan Cara MengatasinyaSecara umum, ada banyak penyebab gigi berlubang. Namun yang paling berpotensi menyebabkannya ada tiga hal. Salah jika Anda mengira penyebab utamanya adalah makanan manis dan minuman bersoda. Penyebab utama gigi berlubang ternyata pada perilaku manusia. Penyebab tersebut antara lain :

1. Cara Menyikat Gigi yang Salah
Meski sebenarnya menyikat gigi terbilang mudah dilakukan, masih banyak orang yang salah melakukannya. Menurut penelitian, waktu sikat gigi terbaik berkisar antara satu sampai dua menit. Usahakan untuk menyikat gigi dengan cara memutar-mutar sambil melihat cermin, agar tidak ada sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi. Selain itu, setelah mengonsumsi minuman berenergi, minuman bersoda, atau minuman asam lainnya, jangan langsung menyikat gigi. Hal ini akan membuat zat asam tersebut malah tersebar merata di semua gigi. Sebaiknya berkumur-kumur dulu untuk menghilangkan bakteri yang ada, baru kemudian menyikat gigi.


2. Frekuensi Menggosok Gigi yang Jarang
Sikat gigi biasanya dilakukan secara rutin setiap kali mandi. Gosok gigi dua kali adalah angka minimal untuk menyikat gigi dalam sehari. Jarang menyikat gigi menyebabkan gigi lebih rapuh dan mengalami kerusakan permanen. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, frekuensi menyikat gigi yang lebih sering akan meminimalisasi pertumbuhan bakteri pada gigi, dan menjaga kebersihan gigi lebih baik. Biasakan untuk menyikat gigi setelah makan dan sebelum tidur.

3. Alat yang digunakan
Gigi geraham paling sering mengalami masalah berlubang karena letaknya yang berada di belakang membuatnya sulit terjangkau oleh sikat gigi. Bentuk mulut yang cenderung menyempit di bagian belakang juga mempersulit pembersihannya, apalagi bentuk kepala sikat gigi masih cenderung besar.


Mencegah Gigi Berlubang
Untuk mencegah terjadinya lubang pada gigi, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:

1. Memeriksa gigi secara rutin
Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali walaupun Anda tidak merasakan sakit gigi. Hal ini diperlukan agar dokter dapat mendeteksi lubang kecil yang terjadi pada gigi dan dapat ditangani segera agar lubang tidak semakin besar. Dapat juga dideteksi bagian gigi yang tidak rata atau berlekuk yang dapat menyebabkan gigi sulit dibersihkan.

2. Menyikat gigi secara teratur dan pada waktu yang tepat
Pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur adalah waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Air liur tidak banyak keluar pada waktu kita tidur, sehingga gigi akan rusak bila Anda membiarkan sisa makanan pada gigi tanpa menyikatnya. Air liur berguna untuk memlinfungi gigi dari bakteri penyebab gigi berlubang.

3. Menyikat gigi dengan cara yang benar
Walau menyikat gigi telah dilakukan secara teratur namun bila dilakukan dengan cara yang tidak benar, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Cara yang benar adalah dengan menyikat ke arah bawah untuk gigi depan (gigi seri) bagian atas, menyikat gigi ke arah atas untuk gigi depan bagian bawah dan menyikat secara mendatar untuk gigi geraham. Menyikat gigi geraham hendaknya dilakukan lebih lama, karena pada gigi ini berpotensi menempelnya sisa-sisa makanan.

4. Kumur setelah makan
Menyikat gigi tidak mungkin dilakukan sehabis kita makan, maka cara terbaik adalah berkumur-kumur agar sisa makanan tidak terus menempel dan mengurangi keadaan asam dalam gigi.

5. Gunakan benang gigi untuk mengeluarkan sisa makanan
Sisa makanan yang tertinggal, hendaknya tidak dikeluarkan dengan menggunakan tusuk gigi. Penggunaan tusuk gigi dapat menyebabkan celah antar gigi semakin besar disamping dapat menyebabkan luka pada gusi.

6. Pilih pasta gigi yang mengandung fluorida
Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida. Zat ini merupakan salah satu bahan pembentuk email gigi. Adanya zat ini dapat mencegah pembusukan pada gigi.

7. Makan makanan yang berserat
Mengkonsumsi sayuran atau buah terbukti dapat membuat gigi lebih kuat dan mencegah terjadinya gigi berlubang.

8. Kurangi makanan yang mengandung gula dan tepung
Makanan jenis ini bila tertinggal di gigi dan adanya bakteri akan menyebabkan asam yang membuat gigi berlubang.

Anda telah membaca artikel dengan judul Penyebab Gigi Berlubang dan Cara Mengatasinya.


Cara Menghilangkan/Membersihkan Karang Gigi

Cara Menghilangkan/Membersihkan Karang Gigi

Karang Gigi yang nama lainnya adalah kalkulus merupakan kotoran dalam mulut yang menempel di gigi dalam jangka waktu lama sehingga lama kelamaan akan mengeras dan membatu sehingga sulit untuk dibersihkan dengan gosok gigi. Dari segi penampilan karang gigi memang kurang sedap dipandang mata sehingga bagi yang memperhatikan penampilan sebaiknya membersihkannya dengan cara yang baik dan benar.

Setiap orang beda-beda dalam menghasilang karang gigi di dalam mulutnya. Ada yang mudah terbentuk dan ada pula yang lama terbentuknya tergantung kondisi lingkungan dalam mulut, kandungan dalam air liur (ludah), makanan yang kita makan, kondisi gigi geligi, jenis kuman yang ada di mulut kita, dan lain-lain.

Untuk menghilangkan kalkulus atau karang gigi sebaiknya tidak dilakukan sendiri atau menggunakan suatu benda atau obat kimia yang tidak jelas. Untuk membersihkan karang gigi sebaiknya datang ke dokter gigi baik yang praktek di rumah, rumah sakit, klinik, puskesmas, dan lain sebagainya. Jika anda tidak punya banyak uang sebaiknya datang ke puskesmas atau pusat kesehatan lain yang bisa terjangkau. Mintalah dokter gigi untuk membersihkan karang gigi anda dengan teknik scaling maupun cara lainnya.

Menggunakan cara yang salah justru hanya akan memperparah keadaan yang tadinya baik-baik saja. Jika anda nekat membersihkan dengan batu, pisau, logam, benda tajam, dan lain-lain maka bisa jadi yang dikikis justru lapisan email gigi kita yang sangat penting atau bahkan bisa menyebabkan infeksi dan kantung kuman dalam gigi dan gusi. Agar lebih aman sebaiknya datang ke dokter gigi saja (bukan ahli gigi) agar gigi anda bisa kembali ke sedia kala serta tetap sehat dan kuat.

Agar kalkulus tidak kembali lagi ke gigi kita, kita bisa melakukan beberapa tindakan pencegahan karang gigi sebagai berikut di bawah ini :
1. Rajin gosok gigi setelah makan dan sebelum tidur dengan pasti gigi / odol yang mencegah plak.
2. Rajin minum air putih yang bersih sambil kumur-kumur.
3. Rajin membersihkan bekas sisa makanan / jigong yang ada di pojok dan sela-sela gigi dengan benang gigi.
4. Rajin kumur-kumur dengan cairan pembersih mulut / dental floss yang bisa mencegah plak karang gigi.
5. Rajin makan buah dan atau sayur karena seratnya dapat membantu menghilangkan sisa makanan di gigi dan gusi kita.

Sekian terima kasih semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.


Cara Alami Memutihkan Gigi

Semua orang pasti akan memiliki rasa percaya diri yang tinggi jika dia mempunyai gigi putih bersih, tetapi untuk mendapatkan gigi putih tersebut harus rajin melakukan perawatan gigi. Bagi anda yang ingin mendapatkan gigi putih berseri, baca dan praktekan cara memutihkan gigi secara alami di bawah ini:


cara memutihkan gigi secara alami

1. Siwak
Siwak biasanya digunakan oleh penduduk muslim di dunia untuk membersihkan gigi, dan merupakan entitas umum di negara-negara Muslim. Alasan umum penggunaan siwak oleh umat Islam dikaitkan dengan agama. Dimana budaya dan tradisi penggunaan siwak atau miswak telah lama terjadi di negara-negara muslim. Terdapat 70 keunggulan Miswak yang dijelaskan dalam Islam dan banyak literatur telah membuktikannya secara ilmiah.

2. Pasta Lemon dan garam
Buatlah pasta yang terbuat dari beberapa tetes jus lemon yang di campur dengan sedikit garam dapur. gunakan ketika anda mengosok gigi secara teratur. Pasta lemon ini dapat menghilangkan karat pada permukaan gigi. resep yang praktis untuk gigi putih.

3. Kulit Jeruk
Kulit jeruk mengandung unsur pemutih yang sangat lembut, yang akan membantu menghilangkan noda karat pada gigi tanpa membahayakan lapisan email gigi. Caranya, gosokan kulit jeruk bagian dalam ke gigi anda, tapi gunakan kulit jeruk yang masih segar.

4. Biji pinang
Ternyata bijih pinang juga sangat bagus digunakan untuk meutihkan gigi, tapi dalam penggunaanya ada caranya tersendiri. Jika anda ingin mencoba silahkan lakukan seperti di bawah ini:
Ambillah sebuah pinang, kemudian bakar bijinya hingga seperti arang.
Setelah itu haluskan arang tadi sampai lembut.
Gosokkan ke gigi dengan sabut pinang atau kain katun.
Lakukan secara rutin 2 minggu sekali, agar gigi tetap putih bersih.

5. Daun Salam
Caranya ambil 6 lembar jemur di terik matahari, lalu remas hingga menjadi bubuk. tambahkan kulit jeruk bubuk. Cara menggunakannya cukup gosokan campuran daun salam dengan kulit jeruk tersebut setiap hari agar hasil lebih maksimal.

6. Strawberry
Strawberry bisa membantu menghilangkan noda karat pada gigi dan membuatnya menjadi putih cemerlang. jadi banyak-banyaklah mengkonsumsi buah ini secara utuh, bukan hanya vitamin saja yang berguna buat tubuh tapi gigi pun jadi putih bersih.

7. Arang Kayu
Arang kayu juga sangat ampuh untuk membersihkan noda kuning pada gigi, namun bahan ini berbahaya karena dapat merusak email secara permanen dan menimbulkan rasa sakit pada gigi. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tidak mencobanya.