Penyebab Keguguran Pada Hamil Muda

Penyebab Keguguran Pada Hamil Muda Dan Cara Mengatasi - Alhamdulillah kami saat ini bisa share dan membuat artikel kembali, dan pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan tentang penyebab-penyebab keguguran dan cara menghindarinya.
Penyebab Keguguran Pada Hamil Muda
penyebab keguguran

Faktor-faktor yang Menyebabkan Seseorang Berisiko Keguguran

Meskipun setiap wanita berisiko keguguran, namun akan lebih besar risikonya kepada seseorang yang memiliki kecenderungan seperti berikut:

1. Usia: wanita dengan usia yang lebih tua berisiko mengandung bayi dengan kelainan kromosom dan besar kemungkinannya untuk keguguran. Wanita yang hamil saat usia 40 tahun berisiko keguguran dua kali lipat dibanding wanita berusia 20 tahun.

2. Riwayat keguguran: wanita yang memiliki dua atau lebih riwayat keguguran secara berturut-turut lebih mungkin dibandingkan wanita lain untuk keguguran lagi.

3. Penyakit kronis: diabetes tidak terkontrol dan kelainan darah tertentu yang diwariskan, gangguan autoimun (seperti sindrom antifosfolipid atau lupus), dan gangguan hormonal (seperti sindrom ovarium polikistik) adalah beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko keguguran.

4. Masalah rahim atau serviks: memiliki kelainan tertentu pada rahim bawaan, kondisi rahim yang parah (pita jaringan parut), atau leher rahim yang lemah atau tidak normal (dikenal sebagai insufisiensi serviks) adalah peluang untuk keguguran. Hubungan antara fibroid rahim dan keguguran masih kontroversial, namun kebanyakan fibroid tidak menimbulkan masalah.

5. Riwayat cacat lahir atau masalah genetik: jika Anda, pasangan, atau anggota keluarga Anda memiliki kelainan genetik, pernah diidentifikasi punya masalah genetik pada kehamilan sebelumnya, atau pernah melahirkan anak dengan cacat lahir, Anda akan berisiko lebih tinggi untuk keguguran pada kehamilan selanjutnya.

6. Infeksi: penelitian telah menunjukkan risiko yang paling tinggi untuk keguguran jika Anda memiliki listeria, gondok, rubella, campak, cytomegalovirus, parvovirus, gonorrhea, HIV, dan infeksi tertentu lainnya.

7. Merokok, minum alkohol, dan menggunakan narkoba: merokok, minum alkohol, dan menggunakan obat-obatan seperti kokain dan MDMA (ekstasi) selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingginya tingkat mengonsumsi kafein dan peningkatan risiko keguguran.

8. Obat: terdapat beberapa obat yang jika dikonsumsi dapat meningkatkan risiko keguguran. Penting bagi Anda untuk meminta penjelasan kepada dokter jika diberikan beberapa obat untuk diminum saat hamil. Hal ini juga berlaku untuk obat resep, termasuk obat nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) seperti ibuprofen dan aspirin.

9. Racun lingkungan: faktor lain yang dapat menyebabkan seseorang berisiko keguguran adalah racun yang ada di lingkungan. Beberapa bahan kimia seperti formaldehid, benzena, dan etilen oksida, dan dosis besar radiasi atau gas anestesi dianggap berbahaya.

10. Faktor Paternal: kondisi ayah juga berkontribusi terhadap risiko keguguran. Para peneliti sedang mempelajari sejauh mana sperma dapat rusak oleh racun lingkungan tapi masih memungkinkan untuk membuahi sel telur. Beberapa studi telah menemukan risiko yang lebih besar untuk mengalami keguguran ketika ayah telah terkena merkuri, timbal, dan beberapa bahan kimia industri dan pestisida.

11. Obesitas: beberapa studi menunjukkan adanya hubungan antara obesitas dan keguguran.

12. Prosedur Diagnostik: ada kemungkinan kecil terhadap risiko keguguran setelah chorionic villus sampling (diagnosa yang dilakukan pada jaringan plasenta) dan amniosentesis (suatu pemeriksaan diagnostik menggunakan cairan ketuban, untuk mengetahui kemungkinan kelainan pada janin).

13. Risiko keguguran juga akan tinggi jika Anda hamil kembali dalam waktu tiga bulan setelah melahirkan.



Pastinya para ibu hamil sangatlah takut pada yang namanya "Keguguran" iya kan? kecuali para ibu ibu yang tidak bertanggung jawab dan ingin sekali anak yang di kandungnya tersebut tidak hidup atau menggugurkannya, wah itu sangat kejam dan dilarang oleh agama. pastinya pembaca setia blog anomali dunia tidak seperti itu. memang keguguran paling di takuti oleh para ibu apalagi yang baru saja menikah dan menginginkan buah hati, jadi artikel ini di buat bertujuan supaya angka keguguran di dunia ini semakin berkurang. Selanjutnya kita simak tentang tanda-tanda keguguran yang sering di alami :
  1. KRAM DI DAERAH PANGGUL  Kram biasanya memang dialami oleh wanita hamil.Namun, tanda awal keguguran ini menunjukkan kram yang tidak biasa. Kram ini sering terjadi dan tidak mereda serta berlangsung dalam beberapa jam. Selain di daerah panggul, kram juga dirasakan di daerah sekitar selangkangan dan alat kelamin. 
  2.  MUAL DAN TERASA LELAH  Mual dan tiba-tiba muncul rasa lelah yang berlangsung lama merupakan salah satu tanda Anda keguguran di trisemester pertama. Cukup sulitmembedakannya karena mirip dengan tanda-tanda awal kehamilan. Perubahan hormonal pada awal kehamilan membuat Anda merasa sangat lelah. Setelah 2 bulan pertama, rasa lelah itu akan berkurang. Jika pada awal kehamilan Anda tidak merasa mual dan cepat lelah tetapi tiba-tiba mendadak muncul, maka kemungkinan mengalami keguguran.
  3. KELUARNYA GUMPALAN DARAH SAAT MENSTRUASI   terlambat kemudian diikuti dengan terjadi banyak gumpalan, maka ada kemungkinan Anda mengalami keguguran.
     Hal ini tidak berlaku jika Anda memiliki riwayat pendarahan menstruasi yang berat.
  4.  BERCAK DI VAGINA  Timbulnya bercak di vagina merupakan salah satu tanda awal keguguran. Bercak yang keluar biasanya berwarna merah muda atau darah segar. Bercak ini dalam beberapa waktu akan berubah menjadi warna kecokelatan. Hal itulah yang menyebabkan sulitnya membedakan antara bercak darah karena keguguran dengan bercak sisa menstruasi.
  5. NYERI PANGGUNG  yeri punggung disebabkan rahim menekan pada punggung ke arah dalam dan dapat menyebabkan terjadinya kejang pada rahim Anda. Jika nyeri itu tak juga reda setelah dipijat, maka merupakan salah satu gejala keguguran. tanda keguguran di awal kehamilan 5 Tanda Keguguran di Awal Kehamilan.
 Adapun cara Mencegah keguguran ada beberapa tips untuk andadan simak dengan baik-baik :
  • KAFEIN Terlalu banyak mengonsumsi kafein saat trimester pertama kehamilan bisa memicu keguguran. Sekitar 100 gram kafein diperbolehkan untuk wanita hamil yaitu setara dengan 1 bungkus kopi instan. Untuk menghindari keguguran, kurangi asupan kopi.
  • PENGAWET MAKANAN Setiap jenis makanan yang memiliki pengawet di dalamnya merupakan penyebab keguguran. Jangan pula minum jus dalam kemasan, sebaiknya Anda membuatnya sendiri di rumah.
  • HINDARI KEJU Keju putih adalah makanan yang berbahaya bagi ibu hamil, maka sebaiknya hindari makan keju pada trimester pertama kehamilan. Hal ini dapat menyebabkan keracunan makanan yang parah dan menyebabkan keguguran spontan. Untuk menghindari keguguran, jangan makan keju.
  • HINDARI STRES Ketika Anda sedang stres, hormon kortisol akan diproduksi dalam tubuh Anda. Hormon stres ini dapat memicu kontraksi pada rahim dan menggugurkan janin muda. Jadi, cobalah untuk menghindari stres sebaik mungkin.
  • JANGAN BERPERGIAN JAUH Bepergian jauh selama kehamilan harus dilakukan dengan cara yang sangatlah aman. Khususnya pada trimester pertama kehamilan, ketika janin masih belum cukup kuat untuk menghadapi guncangan, jadi hindari melakukan perjalanan jarak jauh. Juga, cobalah untuk menghindari bepergian dengan kendaraan roda dua.
 Nah sekarang anda sudah faham kan tentang faktor penyebab keguguran dan cara menghindarinya,  jadi tips menghindari keguguran seperti yang di tuliskan di atas yakni dengan menghindari kafein, pengawet makanan, keju, stres dan kecapekan. nah jika anda terhindar dari semua yang tertulis insyallah anda terhindar dari yang namanya keguguran. baik itulah yang bisa kami sampaikan, semoga artikel ini bermanfaat. 


Cara Membuat Pakan Ayam Kampung Sendiri

Cara Membuat Pakan Ayam Kampung Sendiri, Pakan ayam kampung alternatif untuk budidaya ayam non ras secara tradisional ada baiknya dipertimbangkan dari segi biaya, biaya pakan adalah biaya produksi terbesar dalam budidaya ternak, untuk itu diharapkan semua peternak mampu mencari pakan-pakan alternatif untuk produksi ternak mereka; baik ayam ras, sapi potong, sapi perah dan lainnya yang dipelihara secara tradisional. 

Pada kesempatan ini kita akan menuliskan sebuah pakan alternatif yang mampu meningkatkan produksi telur pada peternakan budidaya ayam kampung, pakan ini kita tuliskan berdasarkan pengalaman dan belum ada uji ilmiah yang dilakukan oleh kalangan akademisi peternakan, namun dari hasil pengamatan saya menyimpulkan bahwa pakan yang digunakan oleh peternak ini mampu menekan biaya pakan sekaligus meningkatkan hasil produksi khususnya telur ayam kampung.
Cara Membuat Pakan Ayam Kampung Sendiri
cara membuat pakan ayam

Pakan alternatif yang digunakan oleh peternak yang saya amati ini terdiri dari bahan pakan berikut:
1. Talas (umbi dan daun) disini menurut si peternak yang membudidayakan ayam kampung tersebut dapat digunakan umbinya saja, atau tangkai dan daunya saja atau dikombinasikan keduanya. Yang sering beliau gunakan adalah tangkai dan daunt alas.
2. Beras dolog (catu), agar biaya lebih murah bila di daerah anda tidak terdapat beras dolog ini beli saja beras yang paling murah atau beras aking juga boleh.
3. Dedak, disini untuk budidaya ayam kampung ini tidak masalah dedak kualitas sedang yang digunakan. Dedak kualitas sedang adalah dedak yang tidak terlalu halus.
4. tepung tulang atau tepung cangkang kerang (keong) ini tidak wajib, diberi jika ada saja.(fungsi untuk memenuhi kebutuhan mineral ayam)

Cara mengolah bahan-bahan pakan ayam kampung diatas adalah sebagai berikut:
Cincang talas atau batang dan daunt alas kecil-kecil kurang lebih ½ Cm, tanak semua bahan selayaknya menanak nasi. Ukuran perbandingan bahan diatas adalah; untuk 2 Kg pakan gunakan 1kg umbi talas atau daun talas, ½ Kg Beras dan ½ Kg dedak. Tepung tulang hanya dibutuhkan satu sendok makan. Aduk rata semua bahan tersebut dan ditanak.

Hasil yang didapatkan dengan menggunakan pakan ayam alternatif ini ternyata sangat bagus, pertumbuhan ayam sangat baik dan jumlah telur yang dihasilkan juga selayak peternak yang memberi pakan yang diproduksi pabrik. Oleh karena itu saya berani mengatakan bahwa ini adalah salah satu pakan ternak ayam kampung yang sangat baik diaplikasikan karena mampu menekan biaya produksi sampai 50 % daripada menggunakan pakan yang dibeli dari hasil pabrik (pelet).

Kekurangan dalam menggunakn pakan budidaya ayam kampung seperti ini adalah sulitnya mengadaptasikan ayam dengan pakan ini. Awal-awal mengguankan pakan ini biasanya ayam kampung belum mau memakan pakan ini seperti memakan pelet. Namun ini hanya terjadi beberapa hari saja. Untuk melakukan penyesuaian paksa ayam kampung tersebut untuk memakan pakan ini dengan tidak memberi pakan selain pakan yang kita buat ini. Tidak perlu takut ayam akan mati kelaparan, ketika mereka lapar maka pakan ini akan mereka makan secara lahap. - See more at: http://kesehatan-ternak.blogspot.com/2013/03/pakan-ayam-kampung-alternatif-pengganti.html#sthash.3zbxBXfk.dpuf


Cara Mengobati Sapi Kembung dan Mencret

Cara Mengobati Sapi Kembung dan Mencret, Pedet merupakan cikal bakal induk. Bila tidak dipelihara dengan baik tentu pada akhirnya indukan yang dihasilkan memiliki kualitas yang kurang bagus. Penyakit yang sering dialami pedet yaitu diare dan kembung (timpani/bloat). namun sapi dewasa pun tidak bisa luput dari kedua penyakit ini, untuk mengatasinya sebenarnya mudah. kali ini saya akan membahasnya secara detail agar anda sekalian baik peternak maupun mahasiswa bisa belajar dan tau lebih detail tentang penyakit ini,sehingga diharapkan ternak tidak mati akibat penyakit tersebut, berikut artikel penjelasanya:
Cara Mengobati Sapi Kembung dan Mencret
  1. Diare (Mencret)
Diare sering menyerang pedet. Diare merupakan sebuah kata umum yang digunakan untuk menggambarkan keadaan sapi yang mengalami sakit mencret. Diare pada ternak khususnya sapi bukan merupakan sebuah penyakit, tapi lebih merupakan tanda atau gejala klinis dari sebuah penyakit yang lebih komplek yang bisa disebabkan oleh berbagai hal. Diare pada ternak, seperti pada manusia, dapat terjadi ketika pergerakan cairan tubuh dalam sistem pencernaan mengalami gangguan. Biasanya selalu berakibat kehilangan cairan atau dehidrasi. Cairan tubuh yang keluar ini juga membawa garam-garam mineral atau elektrolit. Kehilangan cairan ini akan merubah keseimbangan kimiawi tubuh, yang pada akhirnya akan menimbulkan stress dan depresi dan dapat berujung pada kematian. Rehidrasi, sebuah terapi pada ternak dengan memberikan air dan suplemen elektrolit yang dapat membantu meredakan efek diare dan memulihkan keseimbangan tersebut. Secara umum, diare dibagi dua kategori, diare yang dibebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi (non-infeksius) dan diare yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme.
  • Diare non infeksius
Diare non infeksius biasanya disebabkan oleh perubahan (yang mendadak) dari program pemberian pakan. Bisa terjadi ketika pedet yang asalnya mengkonsumsi susu sebagai satu satunya sumber nutrisi, tumbuh dewasa dan mulai makan serat kasar atau hijauan sebagai suplemen. Atau bisa juga terjadi ketika pemberian susu buatan (CMR - Calf Milk Replacement) tidak sesuai takaran, terlalu dingin atau bahkan basi. Meskipun seringkali tidak sangat berbahaya dan tidak sampai menyebabkan kematian, diare non-infeksi ini (terutama pada sapi muda/pedet) dapat dengan cepat melemahkan tubuh yang pada gilirannya dapat menyebabkan ternak rentan terkena diare infeksi atau penyakit lain yang lebih parah.
  • Diare infeksius
Diare jenis ini merupakan masalah terbesar terutama pada sapi pedet. Bisa disebabkan oleh infeksi virus, bakteri atau protozoa. Oleh sebab itu, identifikasi terhadap sumber penyebab diare merupakan sebuah langkah penting dalam membuat program pencegahan diare.
  1. Infeksi bakteri
Bakteri ini menghasilkan semacam protein yang bersifat racun yang dapat menganggu dinding usus. Ternak memberi reaksi terhadap racun ini dengan memompa air dalam jumlah banyak ke dalam usus dengan tujuan untuk membilas atau menyiram racun ini. Beberapa bakteri yang bertanggung jawab terhadap infeksi ini adalah berasal dari jenis E. coli, Salmonella, dan Clostridium.
  1. Infeksi Virus
Virus menyerang lapisan penyerapan. Virus masuk kedalam sel dan menggunakan bahan bahan sel tersebut untuk reproduksinya. Ketika sel yang menjadi tempat berkembang biak penuh oleh virus, sel tersebut pecah dan mengeluarkan virus-virus baru untuk menyerang sel lain lebih banyak. Infeksi yang disebabkan virus menyebabkan pedet menjadi lebih rentan terhadap serangan infeksi bakteri lain. Rotavirus dan Coronavirus memiliki cara kerja yang sama dan merupakan “tertuduh” utama pada kasus diare pada pedet. Kedua organisme tersebut banyak terdapat pada sapi dewasa dan paparan pada sapi sapi muda menjadi sangat umum. Gejala yang ditimbulkan adalah mencret parah, hampir tidak ada demam, depresi dan dehidrasi hebat. Seringkali terjadi pengeluaran saliva (air liur) dan sering mengejan. Biasanya terjadi sampai pada 10 - 14 hari sejak kelahiran, khususnya 10 hari pertama. Pada kasus ini antibiotik tidak efektif terhadap virus, tapi dapat membantu melawan infeksi bakterinya.
  1. Infeksi Protozoa
Organisme (Coccidia & Cryptosporidia) ini masuk kedalam tubuh melalui makanan dan air yang terkontaminasi dan dapat hidup dalam kondisi dormant (suri) di tanah dan kotoran ternak selama 1 tahun. Ketika sampai di dalam usus, telur (oocyst) dari protozoa ini menetas dan berkembang biak. Menempel dan masuk ke dalam jaringan sel pada lapisan usus, menghambat pencernaan dan penyerapan makanan. Gejala infeksi subklinis kronis tidak begitu jelas, biasanya ternak menderita dan mengurangi konsumsi pakan sehingga pertumbuhan terhambat. Infeksi akut menyebabkan diare (terkadang disertai darah), depresi, kehilangan berat badan dan dehidrasi. Tapi biasanya pedet tetap makan. Coccidia memiliki siklus hidup 21 hari. Sehingga pada pedet usia dibawah itu (18 - 19 hari) jarang yang terinfeksi. Cryptosporidia biasanya ditemukan pada pedet usia 7 - 21 hari. Secara umum menginfeksi bersama rotavirus, coronavirus dan E. coli.
Karena masalah utama dari pedet yang diare adalah kehilangan cairan, maka tindakan terhadap pasien yang pertama harus ditujukan untuk memperbaiki kembali keseimbangan cairan tubuh. Selanjutnya adalah tindakan pemberian antibiotik dan perawatan yang baik. Cairan (dalam hal ini air) sangat penting, tapi harap di ingat, selain cairan, diare juga menghilangkan garam garam elektrolit. Dan tanpa elektrolit dalam proporsi yang seimbang, cairan saja tidak dapat diserap tubuh. Sekitar 70% dari bagian tubuh pedet terdiri dari air. Tanda tanda klinis dehidrasi biasanya mulai terjadi saat 5 - 6 persen cairan tubuh hilang. 10 persen kehilangan cairan berakibat depresi, mata sayu, kulit kering dan sangat mungkin pedet tidak bisa berdiri. Pada 15 persen, biasanya berakibat kematian. Konsultasikan dengan dokter atau mantri hewan mengenai elektrolit yang dapat diberikan secara oral. Apabila cairan elektrolit tidak tersedia, kita dapat membuat sendiri. Cara membuatnya pun cukup mudah yaitu :
  • Resep Cairan Elektrolit untuk Diare
  1. 3 kotak kecil kaldu sapi instan atau bisa juga menggunakan 1 sachet kaldu sapi.
  2. 1 sachet agar agar bubuk, merek burung camar
  3. 2 sendok garam
  4. 2 sendok soda kue/baking soda/sodium bicarbonate/NaHCO3
Campurkan bahan diatas dengan air hangat hingga mencapai 2 liter. Berikan perlahan lahan, 1 liter larutan elektrolit ini setiap 3 - 4 jam. Jangan dulu berikan susu, minimal 24 jam setelah pemberian elektrolit, karena susu merupakan medium yang baik bagi pertumbuhan bakteri E. coli. Apabila pedet sudah bisa minum dari dalam ember (sebaiknya diajarkan sedini mungkin), biarkan pedet meminumnya, tapi awasi jangan sampai terlalu cepat. Bila tidak, buatlah botol dot dengan cara membuat dari botol air mineral kemasan 1 liter. Beri selang yang dimampatkan di ujungnya. Beri lubang sedikit agar cairan dapat keluar perlahan lahan.
Secara umum, selain kehilangan cairan, kondisi diare menyebabkan sistem pencernaan menjadi asam. Oleh karena itu, selain terapi cairan dan elektrolit, perlu juga diberikan larutan suspense alkali. Yang dalam resep diatas berupa soda kue. Bila tidak tersedia, kiranya 2 liter air hangat ditambah 2 sendok makan garam pun dapat membantu. Selain resep diatas, ada beberapa resep lain yang dipercaya masyarakat dapat digunakan untuk menangkal diare pada sapi, baik sapi pedet maupun sapi dewasa.
Efektif jika diberikan daun sirsak, daun pisang atau campuran 10 cc getah pepaya dengan 100 cc air. Ada juga yang mempercayai bahwa daun nangka bisa berkhasiat menghentikan diare. Perlu di ingat bahwa tindakan tindakan ini hanya untuk membantu meredakan diare, bukan untuk mengobati infeksi (bila ada) yang terjadi. Konsultasikan selalu dengan dokter atau mantri hewan untuk tindakan selanjutnya atau perawatan antibiotik.

2. Kembung (Timpani/bloat)
Selain diare, penyakit kembung merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang ternak ruminansia terutama sapi dan domba. Meskipun terlihat sepele, sebaiknya kita selalu waspada, karena pada kasus yang berat dapat berakibat fatal dan kematian pada ternak. Ada beberapa jenis kembung, namun yang akan lebih banyak diungkap disini adalah kembung pada perut rumen (rumen bloat) yang umum menyerang pedet. Beberapa gejala yang tampak ketika ternak mengalami kembung yaitu:
  • Perut bagian kiri atas membesar dan cukup keras, bila ditepuk akan terasa ada udara dibaliknya, dan berbunyi seperti tong kosong, persis ketika kita merasa kembung.
  • Ternak merasa tidak nyaman, menghentakkan kaki atau berusaha mengais-ais perutnya.
  • Ternak sulit bernafas atau bernafas melalui mulut.
  • Sering berkemih/kencing,mengejan.
  • Pada kasus yang berat akhirnya tidak dapat berdiri dan mati.
  • Perut menjadi tegang.
  • Anus menonjol.
  • Nafas ngos-ngosan.
  • lidah kebiruan.
Meskipun sudah melakukan langkah-langkah pencegahan, bloat masih dapat terjadi. Memanggil dokter atau mantri hewan merupakan tindakan yang dianjurkan. Namun hal ini tidak selalu dapat dilakukan karena berbagai keterbatasan.
Tindakan yang dapat dilakukan oleh peternak baik secara tradisional maupun medis modern untuk mengobati kembung diantaranya adalah:
1. Ganti menu hijauan segar dengan daun kering/hay. Hal ini akan membantu pada bloat ringan. Membawa ternak berjalan jalan juga dapat membantu. Terutama bagi pedet yang baru berlatih memakan hijauan.
2. Bila masih berlanjut, berikan anti foam. Secara tradisional berupa minyak nabati atau lemak. Minyak bertugas sebagai pengurai buih. Berikan BAKAZHA OILsebanyak 300 ml segera setelah bloat terdeteksi. Susu murni sebanyak 1 liter juga dapat dijadikan alternatif untuk membuyarkan buih. Obat modern anti foam untuk mengobati timpani juga tersedia dalam berbagai merek, dapat diperoleh di toko-toko obat hewan.
3.Dengan menggunakan selang (ukuran ¾” sampai 1” diameter) sepanjang 2 – 3 meter yang dilumuri dengan minyak, dimasukkan melalui mulut melalui esophageal sampai mencapai rumen untuk membantu mengeluarkan gas dari dalam rumen. Selang ini sering disebut selang esophagus/stomach tube. Cara ini terkadang berhasil namun cukup berbahaya karena dapat menganggu bagian dalam ternak. Sebaiknya mintakan saran pada dokter hewan atau latihan dahulu sebelum bloat terjadi.
4.Apabila cara diatas tidak terlihat manjur dan kondisi ternak sudah tidak bisa berdiri sementara dokter hewan belum datang, kita harus melepaskan tekanan gas dengan paksa dengan cara melubangi dinding perut sapi. Bisa dengan menggunakan trokar (semacam penusuk, mirip paku tapi lebih besar) yang ditusukkan pada perut kiri atas, di belakang tulang rusuk. Gas yang terjebak dapat keluar melalui lubang tersebut. Apabila trokar tidak tersedia, sembarang alat yang tajam sepeti jarum suntik, jarum besar atau paku dan pisau bisa juga digunakan untuk membuat lubang sedalam kira-kira 2,5cm. Setelah ditusukkan, pisau jangan dicabut, tapi diputar miring sehingga gas bisa keluar. Namun demikian tindakan ini sebaiknya dipandang sebagai cara terakhir, karena bila salah dapat merobek rumen. Apabila ini terjadi dokter harus melakukan jahitan dan memberikan antibiotik untuk menghindari infeksi.
5. Selain cara di atas terdapat beberapa alternative pengobatan lain, yaitu poloxalene 100- 200 gram, pil kembung 2 - 4 butir.

Beberapa pendapat peternak tentang cara pengobatan kembung secara tradisional adalah
• Beberapa peternak mengklaim dengan memberikan air soda (sprite) 1 – 2 botol dapat membantu. Bila ditelusuri, soda dapat memudahkan sendawa. Namun demikian perlu diteliti lebih lanjut, jangan sampai kandungan gas (karbondioksida) pada soda malah terjebak dan memperparah bloat.
• Pemberian daun nangka muda dapat mengobati sakit perut. Peternak juga suka memberikan daun nangka ini pada ternak yang mengalami bloat.
• Memberikan air kelapa muda. Air kelapa mengandung mikroorganisme probiotik, sehingga kemungkinan dapat membantu.
• Memasukkan pelepah atau daun pepaya pada anus ternak yang mengalami bloat. Pepaya mengandung pektin yang sering digunakan sebagai obat diare.
Beberapa resep tradisional lain untuk mengobati bloat yang dapat ditemukan antara lain:
  1. Daun kentut atau sembukan 3 genggam dan bawang merah 20 buah. Parut halus daun kentut dan haluskan bawang merah. Campur kedua bahan dan tambahkan garam. Campur air dalam botol dan minumkan. Dosis untuk satu ekor sapi dewasa. Sapi pedet diberikan separoh.
  2. Getah pepaya 2 sendok makan. Garam dapur 1 sendok makan. Campurkan secara merata dan tambah air dalam botol air mineral kemudian diminumkan. Dosis untuk satu ekor sapi pedet.
Secara umum pengendalian penyakit yang paling baik adalah menjaga kesehatan sapi pedet dengan tindakan pencegahan, antara lain:
• Menjaga kebersihan kandang beserta peralatannya, termasuk memandikan.
• Sapi yang sakit dipisahkan dari sapi sehat dan segera dilakukan pengobatan.
• Mengusakan lantai kandang selalu kering.
• Memeriksa kesehatan sapi secara teratur dan dilakukan vaksinasi sesuai
petunjuk.


Cara Membuat Kerajinan Dari Korek Gas

Cara Membuat Kerajinan Dari Korek Gas, Sobat Anomali Dunia, saatnya anda untuk belajar kreatif dan Go Green dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas yang ada dirumah anda dan menjadikan barang yang berguna, seperti artikel yang saya temukan ini. Jika anda memiliki korek gas bekas segera ambil dan persiapkan, karena saya akan menunjukkan tutorial bergambar dari seorang kaskuser dimana bisa mengubah korek gas bekas menjadi miniatur motor yang keren! Penasaran bukan? Berikut adalah bentuk miniatur motornya.

Cara Membuat Kerajinan Dari Korek Gas

Keren kan?
Anda mau membuatnya juga? Berikut adalah tutorialnya braadeeer...





Cara Membuat Kerajinan Dari Korek Gas



Cara Membuat Kerajinan Dari Korek Gas

Wow... asik bukan?
Oke saatnya anda (dan pastinya saya juga) untuk segera mencobanya ya.. ^_^


Jumlah Kalori Makanan Sehari-hari Lengkap

Nilai Jumlah Kalori Makanan Sehari-hari
jumlah kalori makanan

Nilai Jumlah Kalori Makanan Sehari-hari:

Jika anda bertanya tanya, apa sih tugas kalori didalam tubuh manusia, kenapa “kalori” menjadi kata yang sangat menakutkan bagi anda yang sedang melakukan diet? Ternyata kalori tidak sebegitu menakutkan, karena anda membutuhkan kalori untuk beraktifitas, tapi Jumlah Kalori Pada Makanan Sehari-hari harus benar benar anda pahami, begitu juga cara anda menghabiskan kalori dalam tubuh anda, jika anda makan nasi sepiring dengan kalori sebanyak 242 kalori, anda mesti menghabiskan kalori tersebut.
Secara kasarnya, cara menghitung kalori bisa dilakukan seperti ini.  1 gram karbohidrat mengandung 4 kalori, 1 gram protein mengandung 4 kalori, dan 1 gram lemak mengandung 9 kalori. Tapi cara menghitung kalori tidak selalu seperti itu, karena setiap makanan memiliki jumlah kalori yang berbeda.
Kalau Anda mempunyai keinginan menurunkan berat badan,  sudah saatnya anda menghitung Jumlah Kalori Pada Makanan Sehari-hari karena jumlah kalori yang masuk tidak lebih besar dari energi yang Anda keluarkan, karena apabila tubuh kelebihan kalori ia akan tersimpan menjadi lemak.

Berikut ini adalah Jumlah Kalori Pada Makanan Sehari-hari

Snack:
Kroket (1 buah) 68 Kalori
Lemper (1 buah) 95 Kalori
Siomay Ayam (3 buah) 85 Kalori
Pempek Kapal Selam 100 gr 190 kalori
Siomay 170 gr 162 kalori
Lumpia goreng satu biji: 94 kalori
Dodol satu biji: 71 kalori
Roti Naan (roti India): 308 kalori
Roti putih satu slice: 69 kalori
Chicken nugget 6 potong: 250 kalori
Mie bakso sepiring: 400 kalori
Somay satu biji: 40 kalori.
French Fries ukuran Medium: 350 kalori
Minuman:
Teh Manis (1 gelas) 70 Kalori
Kopi Instan (1 cangkir) 75 Kalori
Soda (1 kaleng) 145 Kalori
Es Krim Cokelat 270 Kalori
Black coffee no sugar satu cangkir: 3,5 kalori
Cafe Latte satu cangkir: 97,4 kalori
Cafe Mocha satu gelas tinggi: 176 kalori
Satu sdm susu kental manis: 71 kalori
Milo kaleng 200 ml: 178 kalori
Frapuccino: 400-an kalori
Diet Coke: 3,6 kalori
Softdrink non diet: 151 kalori
Sport drink (kayak Gatorade) satu botol: 60 kalori
Orange Juice kemasan satu gelas: 116 kalori
Aer tebu 250 ml: 184 kalori
Juice Tomat tanpa gula 1 gelas 67 kalori
Juice Belimbing 1 gelas 51 kalori
Es Cendol 1 gelas 275 kalori
Milk Shake 1 gelas 350 kalori

Makanan:
Mie Instant Rasa Awam Bawang (1 bungkus) 330 Kalori
Nasi Putih (1 piring) 242 Kalori
Kari Ayam (1 porsi) 460 Kalori
Nasi Putih (1 piring) 242 Kalori
Soto Kudus 100 gr 38 kalori
Rujak Cingur 100 gr 153 kalori
Ketoprak 1 porsi 153 kalori
Bihun Goreng 200 gr 308 kalori
Soto Betawi 100 gr 135 kalori
Cheese Burger 1 buah 300 kalori
Ketupat Tahu 1 porsi 250 kalori
Nasi Biryani satu piring plus ayam: 800 kalori
Nasi Lemak (nasi uduk) satu mangkok: 389 kalori
Nasi goreng satu piring: 637 kalori
Capcay sayuran sepiring: 42 kalori
Big Mac satu biji: 530 kalori
Cheeseburger satu biji: 310 kalori
Double Cheese burger: 460 kalori
Fish burger satu biji: 400 kalori

Lauk-pauk:
Telur (1 buah) 70 Kalori
Satai Kambing (3 tusuk) 353 Kalori
Tenggiri Bakar + Terasi 129 Kalori
Ayam Goreng Texas 100 gr 338 kalori
Satu potong fried chicken: 118 kalori
Sate ayam 10 tusuk: 365 kalori

Buah-buahan:
Pisang ½ buah 109 kalori
Tomat 1 buah 80 kalori
Longan 2 butir 75 kalori
Leci 5 ½ butir 67 kalori
Anggur 12 butir 60 kalori
Apel 2/3 butir 55 kalori
Kiwi 1 buah 54 kalori
Semangka 1 potong 33 kalori
Pepaya 1/6 buah 30 kalori
Melon 3/10 buah 18 kalori
Plum 2/3 buah 44 kalori .
Satu biji apel: 81 kalori
5 biji kurma: 155 kalori
Duren 6 biji: 357 kalori
Jambu satu biji: 45 kalori
Mangga satu biji: 134 kalori
Jeruk satu biji: 61 kalori
Pepaya 152 gram: 59 kalori
Belimbing satu biji: 30 kalori

KANDUNGAN KALORI MAKANAN SIAP SAJI


Makanan
Jumlah
Kalori
Kentucky fried chicken


Original recipe chicken
-          Paha bawah
-          Paha atas
-          Dada
-          Sayap

1 potong
1 potong
1 potong
1 potong

117
235
257
136
Extra crispy chicken
-          Paha bawah
-          Paha atas
-          Dada
-          Sayap

1 potong
1 potong
1 potong
1 potong

155
343
286
201
Mc Donald's
-          hamburger
-          Cheese burger
-          Big mac
-          French fries

1 potong
1 potong
1 potong
68 gram

257
318
570
220
Pizza Hut
-          supreme
-          supersupreme

1 potong
1 potong

510
640
Wendy's
-          Hamburger

-          Hamburger w/ cheese

-          Chili
-          French fries

1 single
1 double
1 single
1 double
1 buah
1 porsi

427
669
577
797
229
327


KANDUNGAN KHOLESTEROL PER 10 GRAM MAKANAN


No
Nama makanan
(10 gram)
Kholesterol
(mg)
Katagori
1
Putih telur ayam
0
Sehat
2
Teripang
0
Sehat
3
Ubur-ubur
0
Sehat
4
Susu sapi non fat
0
Sehat
5
Daging ayam tanpa kulit
50
Sehat
6
Daging bebek tanpa kulit
50
Sehat
7
Ikan sungai biasa
55
Sehat
8
Daging sapi tanpa lemak
60
Sehat
9
Daging kelinci
65
Sehat
10
Daging kambing tanpa lemak
70
Sehat
11
Ikan ekor kuning
85
Sehat
12
Daging asap (ham)
98
Sekali-kali
13
Iga sapi
100
Sekali-kali
14
Daging sapi
105
Sekali-kali
15
Burung dara
110
Sekali-kali
16
Ikan bahal
120
Sekali-kali
17
Daging sapi berlemak
125
Sekali-kali
18
Gajih sapi
130
Hati- hati
19
Gajih kambing
130
Hati- hati
20
Daging babi
130
Hati- hati
21
Keju
140
Hati- hati
22
Sosis daging
150
Hati- hati
23
Kepiting
150
Hati- hati
24
Udang
160
Hati- hati
25
Kerang/siput
160
Hati- hati
26
Belut
185
Hati- hati
27
Santan kelapa
185
Berbahaya
28
Gajih babi
200
Berbahaya
29
Susu sapi
250
Berbahaya
30
Susu sapi cream
280
Berbahaya
31
Coklat/cacao
290
Berbahaya
32
Mentega/margaine
300
Berbahaya
33
Jeroan sapi
380
Berbahaya
34
Jeroan babi
420
Berbahaya
35
Kerang putih/remi/tiram
450
Berbahaya
36
Telur ayam
500
Berbahaya
37
Jeroan kambing
610
Berbahaya
38
Cumi-cumi
1170
Pantang
39
Kuning telur ayam
2000
Pantang
40
Otak sapi
2300
Pantang
41
Otak babi
3100
Pantang
42
Telur burung puyuh
3640
Pantang
Sumber : General Hospital Singapore
Setelah mengetahui nilai Jumlah Kalori Makanan Sehari-hari Lengkap anda bisa lebih berhati hati untuk memasukkan kalori kedalam tubuh anda, sehingga anda bisa membandingkan berapa kalori yang masuk dan berapa kalori yang keluar.